Selasa, 31 Desember 2013

Moda Transportasi



A.   LATAR BELAKANG


Transportasi merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Terdapat hubungan erat antara transportasi dengan jangkauan dan lokasi kegiatan manusia, barang-barang dan jasa. Dalam kaitan dengan kehidupan manusia, transportasi memiliki peranan signifikan dalam aspek-aspek sosial, ekonomi, lingkungan, politik dan pertahanan keamanan. Dalam aspek perekonomian, transportasi mempunyai pengaruh yang besar. Bahkan data menunjukan salah satu kendala yang dihadapi dalam kalangan industri adalah sektor transportasi. Moda transportasi merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan alat angkut yang digunakan untuk berpindah tempat dari satu tempat ketempat lain. Moda yang biasanya digunakan dalam transportasi dapat dikelompokkan atas moda yang berjalan didarat, berlayar di perairan laut dan pedalaman serta moda yang terbang di udara. Moda yang didarat juga masih bisa dikelompokkan atas moda jalan, moda kereta api dan moda pipa. Masing-masing moda mempunyai keunggulan dibidangnya masing-masing. Pemerintah berfungsi untuk mengembangkan keseluruh moda tersebut dalam rangka menciptakan sistem transportasi yang efisien, efektif dan dapat digunakan secara aman dapat menempuh perjalanan dengan cepat dan lancar. Jaringan transportasi dapat dibentuk oleh moda transportasi yang terlibat yang salaing berhubungan yang rangkai dalam Sistem Transportasi Nasional (Sistranas). Dan membentuk suatu sistem pelayanan jasa transportasi yang efektif dan efisien, berfungsi melayani perpindahan orang dan atau barang, yang terus berkembang secara dinamis.
Oleh karena itu, berdasarkan latar belakang tersebut maka saya akan membahas makalah yang berjudul “Moda Transportasi”.




















B.   BAHASAN


1.      Moda Darat

Sistem Transportasi darat adalah segala macam transportasi yang berkembang saat ini telah bentuk pemindahan barang atau manusia dari mewujudkan suatu bentuk pelayanan melalui suatu tempat ke tempat yang lainnya dengan berbagai sarana pergerakan mekanistik yang menggunakan sebuah moda transportasi hampir menjangkau ke semua jaringan wilayah (kendaraan bermotor) yang digerakkan oleh di muka bumi ini. Dengan demikian, saat ini, manusia dengan di dukung suatu infrastruktur melalui sistem transportasi moderen bukan hal jalan (jalan raya ataupun rel).

a)      Jalan
Description: http://upload.wikimedia.org/wikibooks/id/thumb/3/31/Kemacetan_lalu_lintas.jpg/220px-Kemacetan_lalu_lintas.jpgMerupakan moda yang sangat kental dalam kehidupan kita sehari-hari memenuhi kebutuhan transportasi. Moda jalan mempunyai fleksibilitas yang tinggi sepanjang didukung dengan jaringan infrastruktur. Infrastruktur sendiri dibatasi oleh geografis jalan yang dilalui pegunungan, perairan yang sulit dilalui oleh jalan, walaupun jembatan atau terowongan yang menghubungkan dua pulau dapat dibangun, tetapi hal ini masih ter-kendala dengan jarak yang harus dilalui atau pun kelai-kan teknis atau pun ekonomis. Sistem transportasi jalan membutuhkan biaya operasi dan perawatan yang tinggi baik untuk alat angkut-nya maupun biaya perawatan prasarana sehingga hanya sesuai untuk jarak perjalanan pendek dan menengah saja. Walaupun kalau kita melihat kepada angkutan barang di Indonesia seperti antara pulau Jawa dengan pulau Sumatera masih didominasi oleh angkutan jalan.

b)     Kereta Api
Kereta api didefinisikan sebagai sarana transportasi berupa kendaraan dengan tenaga gerak, baik berjalan sendiri maupun dirangkaikan dengan kendaraan lainnya, yang akan ataupun sedang bergerak di rel. Dengan demikian kereta api hanya dapat bergerak/berjalan pada lintasan/jaringan rel yang sesuai dengan peruntukannya, hal ini menjadi keunggulannya karena tidak terganggu dengan lalu lintas lainnya, tetapi dilain pihak menjadikan kereta api menjadi angkutan yang tidak fleksibel karena jaringannya terbatas. Kereta api merupakan angkutan yang efisien untuk jumlah penumpang yang tinggi sehingga sangat cocok untuk angkutan massal kereta api perkotaan pada koridor yang padat, tetapi juga digunakan untuk angkutan penumpang jarak menengah sampai dengan 3 atau 4 jam perjalanan ataupun untuk angkutan barang dalam jumlah yang besar dalam bentuk curah, seperti untuk angkutan batu bara. Karena sifatnya sebagai angkutan massal efektif, beberapa negara berusaha memanfaatkannya secara maksimal sebagai alat transportasi utama angkutan darat baik di dalam kota, antarkota, maupun antarnegara.
c)      Angkutan Pipa
Description: Berkas:Trans-Alaska Pipeline System Luca Galuzzi 2005.jpgMerupakan moda yang umumnya digunakan untuk bahan berbentuk cair atau pun gas, pipa digelar diatas tanah, ditanam pada kedalaman tertentu di tanah atau pun digelar melalui dasar laut. Biaya ope rasi dan biaya perawatan rendah, lebih rendah dari biaya moda jalan dan moda kereta api, namun biaya investasi infrastrukturnya tinggi. Efisien digunakan untuk mengangkut cairan atau gas dalam jumlah barang yang diangkut tinggi pada jaringan primer. Didaerah perkotaan jaringan pipa jarak pendek digunakan untuk mengalirkan berbagai keperluan diantaranya sistem drainase kota untuk mengelola pembuangan air hujan dan pengendalian banjir, sistem pembuangan air kotor, sistem air bersih yang biasanya dikelola oleh Perusahaan Air Minum/PAM, Gas Kota yang digunakan untuk kebutuhan energi untuk masak atau pemanasan.

2.      Moda Pelayaran
Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/a6/Hanse_sail_2010_warnemuende_einlaufen.jpgPelayaran merupakan sarana yang penting untuk menjaga keselamatan berlayar bagi berbagai macam kapal. Di bidang ekonomi, pelayaran masih diperlakukan sebagai industri penunjang. Tak ada perlakuan khusus, sebagaimana diterapkan oleh negara-negara maju. Kemudian, bentuk-be ntuk conference yang dicoba diterapkan di lingkungan pelayaran masih ditafsirkan sekalangan ekonom Indonesia sebagai bentuk kartel atau monopoli ekonomi. Pelayaran ini digunakan tak hanya ekonomi tapi juga digunakan dalam bidang olahraga. Karena sifat fisik air yang menyangkut daya apung dan gesekan yang terbatas, maka pelayaran merupakan moda angkutan yang paling efektip untuk angkutan barang jarak jauh barang dalam jumlah yang besar. Pelayaran dapat berupa pelayaran paniai, pelayaran antar pulau, pelayaran samudra ataupun pelayaran pedalaman melalui sungai atau pelayaran di danau. Didalam pelayaran biaya terminal dan perawatan alur merupakan komponen biaya paling tinggi, sedangkan biaya pelayarannya rendah. Ukuran kapal cenderung semakin besar pada koridor-koridor pelayaran utama, dimana pada tahun 1960an ukuran kapal yang paling besar mencapai 100.000 dwt tetapi sekarang sudah mulai digunakan kapal tangker MV Knock Nevis 650 ribu ton dengan panjang 458 meter, draft 24,6 meter.
Pelayaran diperairan daratan merupakan salah satu angkutan orang dan atau barang tertua yang ekonomis dan berwawasan lingkungan dan untuk daerah pedalaman bisa jadi menjadi satu-satunya moda angkutan untuk akses ke pasar dan kegiatan sosial lainnya. Moda angkutan dapat berupa rakit bambu sampai kapal bermotor yang bisa beroperasi di sungai kecil, danau sampai sungai besar.
Karakteristik utama
Perairan pedalaman mempunyai empat karakteristik utama:
1.      Perairan pedalaman merupakan koridor yang mencakup beberapa wilayah kabupaten/kota bahkan propinsi, sehingga langkah yang diambil oleh daerah yang satu dengan daerah lainnya harus terkoordinasi dengan baik.
2.      Terminal/dermaga dibutuhkan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang atau barang untuk selanjutnya dengan moda jalan disalurkan dengan tujuan akhir.
3.      Rute yang dilalui biasanya tunggal, kecuali bila dari satu sungai dengan sungai lainnya terhubungkan dengan Anjir seperti yang terdapat di Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Selatan.
4.      Pengendalian navigasi perlu dikendalikan bila lintas alur pelayaran pedalaman ini digunakan untuk berbagai keperluan, angkutan barang, penumpang dan wisata.
Untuk mendapatkan suatu sistem tranportasi perairan pedalaman yang baik, perlu dilakukan perawatan, pengendalian dan pengaturan dan bila diperlukan dengan menetapkan tarip untuk penggunaan alur pelayaran seperti yang dilakukan di Ambang Barito.










3.      Moda Udara
Moda transportasi udara mempunyai karakteristik kecepatan yang tinggi dan dapat melakukan penetrasi sampai keseluruh wilayah yang tidak bisa dijangkau oleh moda transportasi lain. Di Papua ada beberapa kota yang berada di pedalaman yang hanya dapat dihubungkan dengan angkutan udara, sehingga papua merupakan pulau dengan lebih dari 400 buah bandara/landasan pesawat/air strip dengan panjang landasan antara 800 sampai 900 meter. Perkembangan industri angkutan udara nasional, Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis wilayah yang ada sebagai suatu negara kepulauan. Oleh karena itu, Angkutan udara mempunyai peranan penting dalam memperkokoh kehidupan berpolitik, pengembangan ekonomi, sosial budaya dan keamanan & pertahanan.
Description: http://transportasidindonesia.files.wordpress.com/2013/01/tranportasi-2-10.jpgKegiatan transportasi udara terdiri atas : angkutan udara niaga yaitu angkutan udara untuk umum dengan menarik bayaran, dan angkutan udara bukan niaga yaitu kegiatan angkutan udara untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan kegiatan pokoknya bukan di bidang angkutan udara. Sebagai tulang punggung transportasi adalah angkutan udara niaga berjadwal, sebagai penunjang adalah angkutan niaga tidak berjadwal, sedang pelengkap adalah angkutan udara bukan niaga. Dasar ketentuan yang mengatur moda angkutan udara adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dimana Penerbangan didefinisikan sebagai satu kesatuan sistem yang terdiri atas pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara, bandar udara, angkutan udara, navigasi penerbangan, keselamatan dan keamanan, lingkungan hidup, serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainnya. Moda Udara yang dinyatakan sebagai pesawat udara didefinikan sebagai setiap mesin atau alat yang dapat terbang di atmosfer karena gaya angkat dari reaksi udara, tetapi bukan karena reaksi udara terhadap permukaan bumi yang digunakan untuk penerbangan.

      Sarana Transportasi Udara :
Pesawat terbang atau pesawat udara atau kapal terbang atau cukup pesawat saja adalah kendaraan yang mampu terbang di atmosfir atau udara.



Prasarana Transportasi Udara :
-          Bandar udara atau bandara merupakan sebuah fasilitas tempat pesawat terbang dapat lepas landas dan mendarat. Bandara yang paling sederhana minimal memiliki sebuah landas pacu namun bandara-bandara besar biasanya dilengkapi berbagai fasilitas lain, baik untuk operator layanan penerbangan maupun bagi penggunanya.
-          Menurut ICAO (International Civil Aviation Organization): Bandar udara adalah area tertentu di daratan atau perairan (termasuk bangunan, instalasi dan peralatan) yang diperuntukkan baik secara keseluruhan atau sebagian untuk kedatangan, keberangkatan dan pergerakan pesawat.
-          Sedangkan definisi bandar udara menurut PT (persero) Angkasa Pura adalah “lapangan udara, termasuk segala bangunan dan peralatan yang merupakan kelengkapan minimal untuk menjamin tersedianya fasilitas bagi angkutan udara untuk masyarakat”.


Pengelolaan infrastruktur dan transportasi Bandar udara
Bandar udara atau Bandara pada zaman sekarang tidak saja sebagai tempat berangkat dan mendaratnya pesawat, naik turunnya penumpang, barang (kargo) dan pos, namun bandara telah menjadi suatu kawasan yang begitu penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah disekitar, karena itu penataan ruang dan kawasan menjadi sangat penting bagi daerah-daerah disekitar bandara.
Pengelolaan bandara merupakan salah satu unsur yang menarik dan perlu diperhatikan. Bandara sebagai penghubung antara dunia internasional dengan dalam negeri merupakan hal yang wajib dikelola secara professional. Bandara / bandar udara mencakup suatu kumpulan aneka kegiatan yang luas dengan berbagai kebutuhan yang berbeda dan sering bertentangan. Bandara merupakan terminal tentunya. Definisi terminal adalah suatu simpul dalam sistem jaringan perangkutan. Oleh karena itu bandara dapat kita samakan dengan terminal, yang mempunyai fungsi pokok sebagai tempat :
-        Sebagai pengendali dan mengatur lalu lintas angkutan udara dalam hal ini adalah pesawat.
-       Sebagai tempat pergantian moda bagi penumpang.
-       Sebagai tempat naik atau turun penumpang dan bongkar muat barang/muatan.
-       Sebagai tempat operasi berbagai jasa seperti: perdagangan, fasilitas umum, fasilitas sosial, fasilitas transit, promosi, dan lain-lain.






C.   KESIMPULAN



Kesimpulan yang dapat saya peroleh dari makalah ini yaitu sebagai berikut :

1.      Moda  transportasi adalah suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, karena moda transportasi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

2.      Dengan adanya moda transportasi dapat membantu manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup diberbagai bidang seperti dalam bidang ekonomi, sosial, politik, lingkungan, pertahanan dan keamanan.

3.      Moda transportasi terbagi menjadi tiga jenis yaitu Moda Transportasi Darat, Moda Transportasi Pelayaran dan Moda Transportasi Udara. Kegunaan ketiga Moda Transportasi tersebut dapat berfungsi sebagai jasa untuk mengangkut manusia dan barang-barang.

4.      Masing-masing moda transportasi mempunyai keunggulan dibidangnya masing-masing. Sehingga Pemerintah berfungsi untuk mengembangkan keseluruh moda tersebut dalam rangka menciptakan sistem transportasi yang efisien, efektif dan dapat digunakan secara aman dapat menempuh perjalanan dengan cepat dan lancar.


















DAFTAR PUSTAKA

“Transportasi Darat”, diakses dari http://www.slideshare.net/FaizIsma1/makalah-transportasi-darat, pada tanggal 22 November 2013, jam 15:38

Wikibuku bahasa Indonesia, “Moda Transportasi”, diakses dari http://id.wikibooks.org/wiki/Moda_Transportasi/Ragam_moda_transportasi,  pada tanggal 22 November 2013, jam 15:50

Wikibuku bahasa Indonesia, “Moda Transportasi Kereta Api”, diakses dari http://id.wikibooks.org/wiki/Moda_Transportasi/Moda_Transportasi_Kereta_Api, pada tanggal 22 November 2013, jam 15:58

Wikipedia bahasa Indonesia, “Pelayaran”, diakses dari http://id.wikipedia.org/wiki/Pelayaran,  pada tanggal 22 November 2013, jam 16:10

Wikibuku bahasa Indonesia, “Pelayaran sungai/danau”, diakses dari http://id.wikibooks.org/wiki/Pelayaran_Sungai_dan_Danau/Karakteristik_Angkutan_Perairan_Daratan, pada tanggal 22 November 2013, jam 16:20

Wikibuku bahasa Indonesia, “Moda Transportasi Udara”, diakses dari http://id.wikibooks.org/wiki/Moda_Transportasi/Moda_Transportasi_Udara,  pada tanggal 22 November 2013, jam 16:40

Lisa Herdiana, “Transportasi Udara”, diakses dari http://lisaherdiana.blogspot.com/2012/04/transportasi-udara.html, pada tanggal 22 November 2013, jam 17:05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar